Terlalu lama hidup menjadi orang lain

 Aku baru sadar, selama ini aku hidup menjadi orang lain. Hidup berdasarkan standar hidup sosial. yang sedikit banyak sangat berbeda dengan jati diriku sebenarnya. Seolah-olah standar sosial itu adalah yang paling benar dan harus wajib diikuti. Hingga lama kelamaan tanpa sadar aku kehilangan diriku sendiri. Apa yang aku mau, apa yang menjadi prinsip hidupku, apa nilai-nilai yang aku pegangdan bahkan apa yang akan aku tuju. Sebenarnya semua itu tidak pernah hilang dari diriku, tapi terlupakan atau lebih tepatnya terpendam, mudah-mudahan nggak sampai terkikis habis. Tapi aku hidup dengan penuh kebingungan. Aku melakukan sesuatu tapi tidak sesuai apa kata hatiku, tapi aku seolah tak berkutik. Sebelum semuanya terlambat, sebelum aku benar-benar kehilangan diriku seutuhnya, Alhamdulillah aku menyadari itu. Kesadaran itu membangunkan ku dari tidur panjang. Berawal dari rasa penasaranku tentang bagaimana seorang Raditya Dika menjalani hidupnya yang sangat menyenangkan itu. Tapi ternyata ini bukan tentang cara. Tapi siapa. Yang kubutuhkan ternyata bukan cara praktis untuk mencapainya, tapi tentang seberapa jauh aku mengenal, memahami diriku sendiri. Ini menjadi suatu pelajaran penting yang akan aku mulai benahi satu persatu, mulai dari awal mengenal diriku sendiri. Hingga akhirnya sampai pada tujuan yang aku inginkan

Komentar

Postingan Populer