Kehidupan Yang Nggak Relate

Disclaimer : ini hanya opini pribadi

Aku sejujurnya seneng banget liat postingan para pakar terutama psikolog tentang edukasi mereka tentang mental health, apalagi yang membantu banyak orang-orang sembuh dari luka, innerchild dll. Salah satunya Silmy Risman. Ya, aku cukup tertarik dengan kontennya terlebih karena beliau menggabungkan ilmu psikologi dengan ilmu islam. Sebelum itu aku juga udah suka banget dengan ibunya, Bu Elly Risman. Yang sangat tegas dan logic banget menyampaikan edukasi terutama soal parenting. Dan beberapa pembahasan Bu Silmy juga nggak jauh-jauh seputar itu.

Tapi entah kenapa makin kesini, aku ngerasa nggak cocok. Bukan karena edukasinya tapi tentang emosi-jiwa beliau dalam menyampaikan edukasinya. Aku merasa ada 'kepura-puraan' dalam berempati. Karena menurutku, beliau tidak pernah benar-benar merasakan rasa sakit ataupun punya luka yang bisa jadi energi dia untuk menyampaikan emosi. 

Kalo Bu Elly, mungkin karena jam terbang beliau menghadapi banyak kasus yang cukup rumit dan menyakitkan, itu membuat penyampaian beliau tu 'ngena' banget. Walaupun bahasanya terkesan blak-blakan, keras, tegas dan bahkan kadang nusuk, tapi aku ngerasain banget energi caring yang ada dibalik kata-katanya itu. Sedangkan bu Silmy itu sebenarnya penyampaiannya sangat lembut, seperti seorang ibu yang sedang menina bobokan. Nggak menggurui sama sekali. Tapi menurutku justru malah nggak 'ngena'. Aku menangkapnya jadi kayak 'pura-pura' kalo kamu tau rasa sakit ku. Bukan benar-benar tau. Aku sampe bisa merasakan, kalo bu Silmy itu berasal dari keluarga cemara, hidup dalam keluarga dan orang tua yang harmonis. Bukan karena aku tau betul kehidupan mereka. Tapi itu feel yang aku dapet ketika ndengerin bu Silmy.

Nggak ada yang salah. Aku yakin betul banyak yang terbantu dengan konten-konten bu Silmy. Aku pun begitu, tapi dulu. Sekarang udah nggak kerasa lagi feel-nya.

Tapi banyak edukator lain yang bisa jadi referensi. Dan sama halnya cocok-ketidakcocokan dengan dokter, ternyata psikolog pun juga begitu 

Komentar

Postingan Populer